Meski dianggap "kuno", email marketing tetap menjadi salah satu kanal dengan ROI tertinggi. Berikut cara memulainya dari nol.
Bangun Daftar Email Anda
Tawarkan sesuatu yang bernilai — ebook, diskon, atau konten eksklusif — sebagai imbalan alamat email. Jangan pernah membeli daftar email.
Tulis Email yang Dibuka dan Dibaca
- Subject line yang spesifik dan memancing rasa ingin tahu
- Konten yang relevan dan bermanfaat, bukan hanya promosi
- Satu call-to-action yang jelas per email
Ukur dan Perbaiki
Pantau open rate, click-through rate, dan konversi. Gunakan data ini untuk terus menyempurnakan pendekatan Anda.
Kesimpulan
Email marketing membangun hubungan langsung dengan audiens — aset yang Anda miliki sepenuhnya, tidak seperti followers di platform pihak ketiga.